Ikuti Kami
parenting

Nama-nama Bulan Islam di Kalender Hijriah yang Wajib Anda Ketahui

Febry Nur Syahadatina
Publish
Nama-nama Bulan Islam di Kalender Hijriah yang Wajib Anda Ketahui

Emakbloger.com - Kalender Hijriah pertama kali diperkenalkan oleh Khalifah Umar bin Khattab. Tepat di tahun pertama, Hijriah ini dimulai sejak Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah / pindah dari Mekkah menuju Madinah. Untuk dapat mengetahui informasi lebih lengkapnya, ketahui nama nama bulan Hijriah.

Apa Itu Bulan Hijriah?

Apa Itu Bulan Hijriah

Sistem penanggalan yang ada di dalam agama Islam, semuanya menggunakan kalender Hijriah. Di dalamnya, memiliki jumlah bulan yang tentu saja sama dengan kalender Masehi tepatnya 12 bulan. Akan tetapi, kalender Hijriah seringkali banyak digunakan untuk dapat menentukan tanggal / bulan berkaitan dengan ibadah.

Pada umumnya, kalender masehi ini memiliki jumlah hari yaitu 365 / 366 dalam satu tahun. Sedangkan untuk kalender Hijriah, jumlahnya jauh lebih sedikit sekitar 354 atau 355 setahun. Inilah salah satu alasan cukup jelas mengapa hari raya umat Islam selalu berubah-ubah tiap tahunnya.

Setiap penamaan pada bulan di dalam kalender Hijriah ini, semuanya mempunyai makna maupun artinya sendiri. Pada umumnya, kata Hijriah tersebut berasal dari peristiwa Nabi Muhammad SAW yang sedang melakukan hijrah dari Mekkah menuju ke Madinah (munculnya Islam di masa lampau).

Nama-Nama Bulan Hijriah Atau Bulan Islam

Nama-Nama Bulan Hijriah Atau Bulan Islam

Seperti yang sudah Anda ketahui sebelumnya, bahwa setiap penamaan bulan di dalam kalender Hijriah ini mempunyai maknanya sendiri. Makna tersebut merupakan hasil dari latar belakang peristiwa. Tidak lain adalah Nabi Muhammad SAW yang sedang melakukan hijrahnya ke Madinah.

Baca Juga: Cara Mendidik Anak Menurut Islam

1. Bulan Muharram

bulan muharram

Salah satu bulan paling utama dalam kalender Hijriah, yaitu Muharram. Terdiri dari tiga puluh hari, tanggal satu Muharram merupakan hari untuk memperingati tahun baru umat Islam. Kata “Muharram” sendiri mempunyai arti yaitu diharamkan. Jadi, apa pun tidak diperbolehkan dalam segala hal.

Menjadi pertanyaan besar, mengapa bulan ini namanya seperti itu? Hal tersebut bermula dari kepercayaan bahwa bulan Muharram ini, merupakan awalan baru serta tidak boleh memulainya dengan peperangan. Di dalam sejarahnya sendiri, bulan ini sangat umat Islam taati. Bahkan orang Arab pun tidak pernah perang.

2. Bulan Safar

Kemudian, di bulan kedua di dalam kalender Hijriah ada bulan Safar. Biasanya umat muslim menyebutnya dengan Safar atau bahkan Shofar. Bulannya sendiri terdiri dari dua puluh sembilan hari. Sedangkan untuk artinya, yaitu kosong. Menunjukkan peringatan kepada pemuda Arab pergi merantau.

Namun, menurut sebagian besar riwayat alasan bulannya bernama Safar. Itu karena di zaman dahulu, rumah orang Arab selalu kosong atau tanpa penghuni. Mereka melakukan peperangan, tepatnya setelah bulan sebelumnya (Najir) tidak boleh berperang. Jadi, seakan mengganti bulan.

3. Bulan Rabi’ul Awal

Tepat di bulan ketiga di dalam kalender Hijriah, ada bulan bernama Rabi’ul Awal. Terdiri dari tiga puluh hari, arti dari namanya sendiri berasal dari telah kembalinya para pemuda yang sebelumnya penah merantau. Tepat di tanggal dua belas bulan ini, semua umat Islam memperingati hari lahir Rasulullah.

Inilah mengapa bulan Rabi’ul Awal menjadi bulannya Maulid Nabi, karena memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ada beberapa keutamaan dan amalan yang bisa Anda dapatkan, bulan ini merupakan bulan penuh dengan keberkahan dan kegembiaraan, wafatnya Rasulullah SAW.

4. Bulan Rabi’ul Akhir

Bulan keempat selanjutnya yang ada di dalam kalender Hijriah, yaitu Rabi’ul Akhir. Biasanya terkenal dengan nama Rabi’uts Tsani. Terdiri dari dua puluh sembilan hari, nama bulan tersebut berasal dari ketika bangsa Arab menggembala ternaknya di daerah rerumputan. Ada pula yang berkata, bulan ini bertepatan pada musim semi.

Di zaman Jahiliyah, bulan Rabi’ul Akhir ini biasanya umat muslim sebut sebagai bulan Wubshan / Wabshan. Menurut informasi, yang pertama kali memberikan nama pada bulan ini adalah buyut kelima dari Rasulullah SAW bernama Kilab bin Murrah. Berkaitan erat juga dengan peristiwa alam.

5. Bulan Jumadil Awal

Bulan kelima di kalender hijriyah selanjutnya, yaitu bulan Jumadil Awal. Biasanya banyak umat muslim menyebutnya dengan nama Jumadil Ula. Bulannya terdiri dari tiga puluh harian, sedangkan artinya sendiri adalah mulainya kekeringan. Itu karena memang pada bulan tersebut ada kekeringan.

Kekeringan tersebut terjadi karena musim dingin yang menjadikan air jumud membeku. Keadaan kala itu membuat masyarakat sekitar menjadi sangat sulit, bahkan untuk melakukan kegiatan bercocok tanam dan juga beternak saja mereka tidak bisa. Hal ini karena kekeringan sudah cukup parah.

6. Bulan Jumadil Akhir

Bulan keenam di dalam kalender hijriyah selanjutnya, yaitu Jumadil Akhir. Terdiri dari dua puluh sembilan hari dan mempunyai nama lain satu lagi, Jumadil Tsaniyah. Nama pada bulan satu ini merupakan penyambutan bulan baru, sebagai suatu kebebasan dari masa sulit yang terjadi di bulan sebelumnya (kekeringan).

Bulan Jumadil Akhir ini mempunyai beberapa keutamaan, salah satunya setiap umat muslim disarankan untuk dapat menjalani ibadah yang dapat mendatangkan begitu banyak pahala. Ulama mengatakan, bahwa ibada tersebut terdiri dari sholat sunnah malam dan juga melakukan puasa.

7. Bulan Rajab dan Sya’ban

Bulan ketujuh pada kalender hijriyah selanjutnya, yaitu Rajab. Terdiri dari tiga puluh hari dan mempunyai arti mulia atau menahan diri. Di bulan ini, semua bangsa Arab akan melepaskan tombaknya dari besi tajam untuk dapat menahan dari yang namanya melakukan peperangan.

Kemudian, di bulan ke delapan ada Sya’ban. Bulan ini terdiri dari dua puluh sembilan hari, sedangkan artinya sendiri adalah berkelompok. Itu karena dalam sejarahnya, semua orang Arab berpencar untuk dapat membentuk kelompok pada bulan ini. Kegiatannya berupa mencari air, beternak dan lain-lain.

8. Bulan Ramadhan dan Syawal

Selanjutnya, di bulan kesembilan ada bulan Ramadhan. Bulan yang paling dan selalu umat Islam nanti-nantikan setiap tahunnya. Arti dari katanya adalah sangat panas, namanya sendiri berasal dari tujuan pelaksanaan puasa Ramadhan yaitu membakar semua dosa selama manusia hidup di dunia.

Kemudian, di bulan kesepuluh ada bulan Syawal. Terdiri dari dua puluh sembilan hari dan mempunyai arti kebahagiaan. Bulannya memiliki arti tersebut, karena memang termasuk bulan penuh berkah. Tepat di tangan satu syawal, umat Islam akan merayakan yang namanya Hari Raya Idul Fitri.

9. Bulan Dzulqaidah dan Dzulhijah

Bulan kesebelas, yaitu Dzulqaidah dan terdiri dari tiga puluh hari. Mempunyai arti istirahat dari yang namanya perayaan besar-besaran pada bulan syawal sebelumnya (Hari Raya Idul Fitri). Semua bangsa Arab, menetapkan bulan satu ini sebagai pantangan untuk melakukan peperangan / waktu tenang.

Bulan terakhir pada kalender hijriyah, yaitu Dzulhijjah. Menandakan bahwa bulan suci ini adalah untuk dapat menunaikan ibadah haji. Bulannya terdiri dari dua puluh sembilan atau tiga puluh hari. Di bulan ini, semua umat Islam akan menyembelih hewan qurban / merayakan Hari Raya Idul Adha.

Sejarah Bulan Hijriyah dan Masehi

Kalender hijriyah ini pertama kali umat Islam gunakan, tepatnya pada masa pemerintahan Umar bin Khattab. Tepat pada tahun satu hijriyah, namanya sendiri berdasarkan pada hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekkah menuju Madinah. Tepatnya pada 622 masehi.

Kalender hijriyah sendiri menggunakan perhitungan orbit bulan, sehingga kalendernya banyak orang kenal sebagai kalender bulan atau bahkan lunar. Namun, sebaliknya kalender masehi pakai perhtingan pergerakan matahari. Itulah mengapa namanya kalender solar / matahari.

Di awal hari kalender hijriyah, tepatnya mulai ketika matahari terbenam. Sangat berbeda dengan kalender masehi pada umumnya, karena terhitung mulai dari jam 12 malam. Hal tersebut berlaku pada jumlah harinya juga beda, hijriyah 354 / 355 hari sedangkan masehi sekitar 365 hari.

Seperti itulah beberapa penjelasan secara detail dari nama nama bulan Hijriah. Sebagai umat Islam, ada baiknya Anda mengikuti anjuran dari beberapa ulama untuk dapat melakukan ibadah di bulan Islam tersebut di atas. Dengan begitu, pahala besar bisa didapatkan.


Terkait

Artikel Terbaru

Cara Mudah Pinjam Uang di Finmas APK Pinjol Cara Mudah Pinjam Uang di Finmas APK Pinjol
pinjol September, 2021
Cara Mudah Pinjam Uang di Finmas APK Pinjol

Seperti pinjol resmi OJK bunga rendah yang telah kami ulas sebelumnya, cara pinjam di Finmas juga terbilang sangat mudah, bahkan tidak jauh berbeda dengan pinjaman online lainnya

Cara Pinjam di Rupiah Cepat Agar Mudah di ACC Cara Pinjam di Rupiah Cepat Agar Mudah di ACC
pinjol September, 2021
Cara Pinjam di Rupiah Cepat Agar Mudah di ACC

Berikut cara mudah untuk pinjam di Rupiah Cepat agar cepat di ACC tanpa di tolak, cek selengkapnya pada artikel ini.

Cara Ajukan Pinjaman Online Kredit Cepat Cara Ajukan Pinjaman Online Kredit Cepat
pinjol September, 2021
Cara Ajukan Pinjaman Online Kredit Cepat

Pinjaman online Kredit Cepat menjadi salah satu pinjaman online terbaik saat ini dengan bunga yang cukup rendah. Selain itu Kredit Cepat juga sudah masuk dalam daftar pinjol resmi OJK bunga rendah

Cara Pinjam di Kredit Pintar Agar cepat ACC Cara Pinjam di Kredit Pintar Agar cepat ACC
pinjol September, 2021
Cara Pinjam di Kredit Pintar Agar cepat ACC

meskipun cara ajukan pinjam di Kredit pintar terbilang mudah, namun ada juga beberapa persyaratan dan dokumen yang perlu anda lengkapi. Selengkapnya dapat anda simak di artikel ini.

Cara Pinjam di DanaFix Agar Mudah di ACC Cara Pinjam di DanaFix Agar Mudah di ACC
pinjol September, 2021
Cara Pinjam di DanaFix Agar Mudah di ACC

Mungkin sebagian dari anda belum mengetahui pasati cara pinjam di DanaFix, untuk itu disini kami akan menjelaskannya untuk memudahkan untuk pinjamn di DanaFix

Cara Pinjam di Indodana Agar Mudah Cair Cara Pinjam di Indodana Agar Mudah Cair
pinjol September, 2021
Cara Pinjam di Indodana Agar Mudah Cair

Selain cara pinjam di Indodana terbilang mudah dan cepat cair, ada 3 produk yang bisa anda pilih, mulai dari Payleter, Dana tunai, dan Pendanaan.

3 Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Medan 2021 3 Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Medan 2021
asuransi September, 2021
3 Daftar Asuransi Mobil Terbaik di Medan 2021

Ada beberapa asuransi mobil terbaik di medan yang bisa anda jadikan pilihan yang tepat untuk mengasuransikan mobil anda, salah satu diantaranya yaitu Garda Oto.